PERHITUNGAN AWAL BULAN QAMARIYAH
 
  Kriteria = MABIMS / Kementerian Agama RI
  Lokasi = Jakarta (6° 10' 00" LS, 106° 49' 00" BT)
  Tinggi Tempat = 28 meter diatas laut
1. Menghitung saat Ijtima' akhir Ramadhan 1441 H :
   
  Ijtima' (Dimana matahari dan bulan terletak pada bujur astronomi yang sama).
Lihat rumus mencari saat Ijtima' dengan meng-klik link di bawah.
  Ijtima '= 00:38:42 WIB
   
2. Menghitung posisi dan keadaan hilal akhir Ramadhan 1441 H :
   
 
a. Ijtima' Akhir Ramadhan 1441 H. Terjadi pada : Sabtu (Wage), 23 Mei 2020 M. Pukul 00:38:42 WIB
   
b. Mencari Sudut Waktu Matahari saat terbenam :
  Data pada pukul 11:00 GMT (Perkiraan matahari terbenam) :
 
Lintang Tempat (L) = -6° 10' 00.00"
Deklinasi Matahari (Dm) = 20° 31' 17.58"
Perata Waktu (e) = 0° 03' 17.79"
Semi Diameter (Sd) = 0° 15' 48"
Refraksi (Ref) = 0° 34' 30"
Kerendahan Ufuk (Ku) = 1.76 * Sqrt(Tinggi Tempat) / 60.0
  = 0° 09' 19"
Koreksi Waktu Daerah (Kwd) = ((ZonaWaktu x 15) - Bujur Tempat) / 15
  = -0° 07' 16.00"
  Rumus Tinggi Matahari (Hm) :
 
Hm = 0° - Sd - Ref - Ku
  = -0° 15' 48" - 0° 34' 30" - 0° 09' 19"
  = -0° 59' 36.61"
  Rumus Sudut Waktu Matahari (Tm) :
 
Cos(Tm) = -Tan(L) x Tan(Dm) + Sin(Hm) / Cos(L) / Cos(Dm)
  = 1.25027821451059
Tm = 88° 44' 58.64"
c. Mencari perkiraan Matahari Terbenam :
 
Waktu Matahari Terbenam = 12 - e + (Tm/15) - Kwd
  = 17:44:26 WIB (Waktu Lokal)
d. Dapatkan Data Ephemeris untuk Ascensio Rekta Matahari (ARm) dan Ascensio Rekta Bulan (ARb) pada saat terbenam matahari :
 
ARm = 60° 42' 20.48"
ARb = 69° 34' 05.87"
e. Mencari Sudut Waktu Bulan (Tb)
 
Tb = ARm - ARb + Tm
  = 79° 53' 13.25"
f. Dapatkan Data Ephemeris untuk Deklinasi Bulan (Db) pada saat terbenam matahari :
 
Db = 20° 26' 59.56"
g. Mencari Tinggi Hakiki Bulan (Hb_Hakiki) :
 
Sin(Hb_Hakiki) = Sin(L) x Sin(Db) + Cos(L) x Cos(Db) x Cos(Tb)
  = 7° 13' 17.68"
Hb_Hakiki = 7° 13' 17.68"
h. Mencari Tinggi Lihat / Mar'i Bulan (Hb_Lihat) :
  Data :
Horizontal Parallax (Hp) = 0° 55' 25.99"
Semi Diameter Bulan (Sdb) = 0° 15' 06.27"
Parallax (Px) = Cos(Tb) x HP
  = 0° 54' 59.47"
Hb_Lihat = Tb_Hakiki - Px + Sdb + Ref + Ku
  = 6° 50' 19.27"
i. Menghitung Lama Hilal Diatas Ufuk (LHU) :
 
LHU = Hb_Lihat + 0°4'
  = 6° 50' 19" x 0°4'
  = 27 m 21.28 s (Jika negatif maka = 0s)
j. Menghitung saat Hilal Terbenam / Ghurub (HG) :
 
HG = Waktu Matahari Terbenam + LHU
  = 18:11:47 + 27 m 21.28 s
  = 18:11:47 WIB
k. Mencari Azimuth Matahari (Am) dan Azimuth Bulan (Ab)
  1. Azimuth Matahari :
 
Cot(Arah Matahari) = -Sin(L) / Tan (Tm) + Cos(L) x Tan(Dm) / Sin(Tm)
  = 21° 40' 31.17"
Arah Matahari = 20° 43' 18.91" diukur dari titik barat ke utara
Am = 290° 43' 18.91"
  2. Azimuth Bulan :
 
Cot(Arah Bulan) = -Sin(L) / Tan (Tb) + Cos(L) x Tan(Db) / Sin(Tb)
  = 22° 40' 27.39"
Arah Bulan = 21° 35' 26.61" diukur dari titik barat ke utara
Ab = 291° 35' 26.61"
l. Letak dan Posisi Hilal :
 
Letak dan posisi hilal berada di belahan Utara dan di sebelah Kanan matahari.
Sejauh -0° 52' 07.07".
Dengan keadaan Hilal di atas ufuk.
     
3. Kesimpulan :
1. Ijtima' akhir : Ramadhan 1441 H. Untuk penentuan awal bulan Syawwal 1441 H.
Terjadi pada Sabtu (Wage), 23 Mei 2020 M. Pukul 00:38:42 WIB
2. Terbenam matahari Pukul 17:44:26 WIB
3. Tinggi hilal hakiki : 7° 13' 17.68", Tinggi hilal lihat/mar'i : 6° 50' 19.27"
4. Lama hilal di atas ufuq : 27 m 21.28 s
5. Hilal terbenam pada pukul : 18:11:47 WIB
6. Arah Matahari : 20° 43' 18.91" diukur dari titik barat ke utara
  Arah Bulan : 21° 35' 26.61" diukur dari titik barat ke utara
  Azimuth Matahari : 290° 43' 18.91"
  Azimuth Bulan : 291° 35' 26.61"
7. Letak dan posisi hilal berada di belahan Utara dan di sebelah Kanan matahari.
Sejauh -0° 52' 07.07".
Dengan keadaan Hilal di atas ufuk.
8. Sudut Elongasi Bulan : 13° 55' 11.87"
9. Tanggal 1 Syawwal 1441 H. Diperkirakan jatuh pada tanggal : 24 Mei 2020.
   
  Keterangan Kriteria :

- Wujudul Hilal : Awal bulan terjadi jika Ijtima sebelum matahari terbenam, dan matahari terbenam terlebih dahulu daripada bulan.

- MABIMS (Yang Dipakai Kementerian Agama RI sekarang) : Awal bulan terjadi jika Ijtima sebelum matahari terbenam, matahari terbenam terlebih dahulu daripada bulan, Tinggi Hilal di atas 2°, Umur hilal di atas 8 Jam, dan Sudut Elongasi Bulan di atas 3°.

- Imkanul Rukyat : Awal bulan terjadi jika Tinggi Hilal di atas 2°.